Gajah Galau

Pemilik UMKM Gajah Galau, Cahyadi Setiawan. (Foto: Guntur/Diskominfo)

depok.go.id – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ikut menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok ke-18 pada tanggal 27 April 2017. Salah satunya adalah UMKM keripik kentang Gajah Galau asal Kecamatan Sukmajaya yang memberikan penambahan isi untuk produknya.

“Dalam rangka HUT Kota Depok yang ke-18, kami memberikan bonus kepada pelanggan setia dengan penambahan isi keripik sebanyak 18 persen,” ujar Pemilik UMKM keripik kentang Gajah Galau, Cahyadi Setiawan kepada depok.go.id, Kamis (30/03/2017).

Menurutnya, tak hanya memberikan ekstra tambahan isi sebesar 18 persen, keripik kentang khas Kecamatan Sukmajaya tersebut juga memberikan tanda khusus pada kemasan yang dijual.

“Kami sengaja mencantumkannya logo HUT Depok yang ke-18 pada bagian depan kemasan. Untuk ikut berpartisipasi memeriahkan hari jadi Kota Depok,” ucapnya.

Cahyadi berharap, dengan bertambahnya usia Kota Depok yang ke-18, maka semakin banyak program Pemerintah Kota Depok yang bertujuan mempermudah para pelaku UMKM dalam memajukan usahanya. Selain itu, dirinya juga berharap agar semakin banyak gerai UMKM yang dibangun di Kota Depok. Sehingga, para pelaku usaha dapat memasarkan berbagai produk yang dijualnya secara lebih mudah.

“Semoga Kota Depok mampu menjadi rumah bagi UMKM dalam memasarkan produknya sendiri. Sehingga dengan semakin banyak lokasi strategis toko oleh-oleh khas Depok. Maka bisa dipandang sebagai kota tujuan wisata dan bertebaran produk unggulan Kota Depok yang diperkenalkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, sambung Cahyadi, soal harga, keripik kentang Gajah Galau terbilang cukup murah. Hanya dengan harga Rp. 20 ribu, para penikmat kentang sudah dapat membawa pulang keripik kentang Gajah Galau dengan ukuran 60 gram.

Terkait omzet perbulannya, Cahyadi enggan menyebutkan besaran nominal yang diperolehnya. Namun dalam satu bulan, Cahyadi mampu memproduksi ratusan kilogram keripik kentang.

“Kalau dihitung, sekitar 500 kilo gram kentang bisa kami olah dan dijadikan keripik di setiap bulannya,” terangnya.

Kemudian, untuk proses pemilihan bahan baku yang cukup selektif, menyebabkan keripik kentang Gajah Galau memiliki tempat tersendiri di masyarakat. Sehingga, Cahyadi mengaku, sudah banyak masyarakat yang selalu memesan keripik kentang tersebut. Bahkan pemesanan keripik kentang ini sudah menembus mancanegara.

“Kami pernah mengirim ke Tokyo, Dubai juga pernah. Karena pada dasarnya teman-teman disana suka dengan keripik yang kami jual,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Guntur Widyanto

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

Bagikan post melalui :