237-pembuang-sampah-595x335

Kepala Bidang Kebersihan dan Kemitraan DLHK Kota Depok, Kusumo. (Foto : Rysko/Diskominfo)

depok.go.id – Untuk memberi efek jera bagi pembuang sampah liar, Pemerintah Kota Depok menerapkan sanksi tegas bagi pelakunya. Tercatat, sejak Januari-Maret 2017 saja, sudah 35 orang yang berurusan dengan tim buru sergap Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, karena kedapatan membuang sampah sembarangan.

“Sebanyak 35 warga diamankan oleh kami sepanjang periode Januari-Maret 2017, dan 11 di antaranya sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Kota Depok,” ujar Kepala Bidang Kebersihan dan Kemitraan DLHK Kota Depok, Kusumo, Rabu (29/03/2017).

Kusumo mengatakan, warga yang diamankan ini kemudian menjalani proses persidangan, karena dianggap melanggar Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan sanksinya mulai dari Rp 100-Rp 300 ribu atau kurungan penjara selama 7 hari. Para pelanggar yang diamankan, jelas Kusumo, mayoritas memproduksi sampah rumah tangga dan membuangnya di sejumlah titik seperti, sungai, kebun kosong hingga pinggir jalan.

“Kelakuan mereka ini merusak lingkungan dan kebersihan, selain itu menyebabkan bau dan banjir,” tambahnya.

Dikatakan Kusumo, operasi ini dilakukan oleh DKP untuk mewujudkan Depok sebagai kota yang bersih dan hijau. DKP saat ini telah memiliki petugas khusus yang bertugas memantau titik-titik rawan, dengan jadwal tugas yang sulit dideteksi oleh masyarakat.

“Hingga kini tim buser tersebut masih terus berjalan dengan berkeliling Depok. Melalui aksi ini diharapkan bisa memberikan efek jera kepada para pembuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Penulis: Rysko
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :