depok.go.id – depok.go.id – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Depok tidak hanya memberikan perhatian pada anak dan perempuan di pemukiman tapak. Pendampingan dan fasilitas konseling dari P2TP2A dan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Harmoni Kota Depok juga siap memberikan pendampingan bagi warga di pemukiman vertikal seperti Rumah Susun Sederhana Sewa ( Rusunawa).

Ketua P2TP2A Kota Depok, Elly Farida mengatakan, P2TP2A akan memberikan bantuan hukum, trauma healing, hingga pendampingan kesehatan. Selain itu, pihaknya juga akan rutin melakukan edukasi melalui roadshow Stop Kekerasan Pada Anak (SKPA) bagi para orang tua, sehingga akan lebih peduli dan mewaspadi anak-anaknya agar memiliki kegiatan yang berguna.

“Kami akan menyisir setiap wilayah, tidak terkecuali di Rusunawa ini. Kami akan sangat melindungi anak-anak, karena mereka merupakan aset yang harus kita jaga,” ujar Elly Farida di Cilangkap, Tapos, Senin (30/04/2018).

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nancy Olivia Rossa mengatakan, di Rusunawa setidaknya terdapat 75 Kepala Keluarga (KK). Adapun jumlah anaknya sebanyak 100 orang, di mana 80 orang anak usia di bawah 10 tahun, sisanya sudah berusia remaja.

“Cukup banyak anak di Rusunawa, untuk itu kami akan fasilitasi. Setiap minggu mengadakan sharing club para orang tua, dengan tema yang sudah ditentukan. Sehingga para orang tua di Rusunawa akan memiliki pengetahuan seputar parenting dalam mendidik anaknya,” katanya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :