pbb_4

Masyarakat Kota Depok menyerbu loket khusus pembayaran PBB. (Foto:Nurul/Diskominfo)

depok.go.id – Masyarakat Kota Depok menyerbu loket khusus pembayaran PBB yang digagas Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Depok. Loket khusus ini dibuka dalam rangka mempermudah dan mempercepat pelayanan pada masyarakat yang ingin membayar PBB.
Kepala Seksi Penagihan PBB dan BPHTB, Sony Hendro mengungkapkan loket khusus ini dibuka mulai dari tanggal 26 hingga 31 Agustus 2016, Pukul 08.00 sampai dengan pukul 15.30 WIB dengan dibuka 3 loket. Hingga hari ini dibuka, masyarakat tampak berbondong-bondong untuk menyelesaikan kewajibannya.

“Kami membuka loket khusus ini, karena biasanya jelang jatuh tempo pembayaran PBB tanggal 31 Agustus loket PBB akan dipenuhi warga yang ingin membayar. Makanya kita membuka loket tambahan agar masyarakat bisa dengan mudah membayar PBB,” ujar Sonny, Selasa (30/8/2016).
Lebih lanjut Ia menambahkan, dari hasil loket khusus yang dibuka setidaknya pada hari pertama berhasil mengumpulkan dana masyarakat sebesar Rp800 juta, sedangkan di hari kedua terkumpul hingga kurang lebih Rp1,5 Miliar.

pbb_3

Loket khusus pembayaran PBB dibuka mulai dari tanggal 26 hingga 31 Agustus 2016, Pukul 08.00 sampai dengan pukul 15.30 WIB dengan dibuka 3 loket. (Foto : Nurul/Diskominfo)

“Agar tidak terkena sanksi administrasi, maka saya berharap warga Depok bisa membayar pajak tepat waktu sebelum tanggal 31 Agustus 2015 dan dapat mempergunakan loket khusus membayar PBB yang sudah kami sediakan,” katanya.

Sonny juga mengatakan, loket khusus ini juga menerima pembayaran PBB dengan cara kolektif. Karena biasanya pembayaran PBB tidak bisa dilakukan di Bank BJB.

“Kita juga sering menerima pembayaran PBB kolektif 200 sampai 300 rumah. Biasanya Developer atau pengembang yang bertugas kolektifkan. Sebab itu, untuk memudahkan pembayaran secara kolektif maupun masyarakat pribadi silakan manfaatkan loket khusus ini dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Siti Rahma dan Yulia Shoim
Diskominfo

Bagikan post melalui :