depok.go.id – Akhir tahun ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok akan menempati gedung baru yang terletak tepat di samping Gedung Perpustakaan di Balai Kota Depok. Kepala Satpol PP Kota Depok, Nina Suzana mengatakan, meski pembangunan gedung telah rampung, namun masih ada beberapa penambahan terhadap gedung tersebut.

“Kami masih memerlukan banyak ruangan, dan sudah kami sampaikan ke Distarkim,” ucap Nina, saat ditemui di kantornya, Rabu (30/09/2015).

Nina mengungkapkan, standar gedung Satpol PP Kota Depok yang memiliki 300 anggota ini dibutuhkan ruang bagi anggota yang melaksanakan piket, istirahat, ruang rapat besar dan kecil, ditambah lagi ruang tahanan dan loker.

“Rencananya, untuk ruang pejabat struktural dan ruang staf bidang penegakan peraturan disatukan di lantai atas,” tutur Nina.

Gedung yang ditempati Satpol PP saat ini memang belum layak. Gedung yang dulunya ditempati oleh Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) ini tidak ada ruang tahanan untuk Anjal (anak jalanan) dan Gepeng (gelandangan dan pengemis). Dengan begitu, jika Satpol PP menangkap Anjal dan Gepeng lalu akan diajukan ke sidang tipiring, tidak bisa ditempatkan di ruang tahanan dulu, sehingga kerapkali mereka mangkir saat akan disidang di pengadilan negeri (PN).

“Namun, bila mereka ditempatkan di dalam ruang tahanan Satpol PP, jadi kami bisa kontrol dan mengantarkan mereka ke PN, agar tidak ada yang mangkir,” jelasnya.

Selain itu, selama ini saat memberikan pengarahan anggota dilakukan di lapangan, karena di kantor yang sekarang tidak ada ruangan rapat. Jadi, apabila akhir tahun Satpol PP akan memiliki gedung baru yang lebih representatif, maka diharapkan dapat memberi manfaat dan semangat serta motivasi kerja kepada jajaran Satpol PP.

“Targetnya akhir tahun kami sudah menempati gedung tersebut. Saat ini tinggal menyelesaikan interior dengan menggunakan dana Anggaran Belanja Tambahan,” ujarnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :