penyuluhan napza

Seminar Penyuluhan Napza di Aula 1 gedung Balaikota Depok, Rabu (30/9) merupakan langkah konkrit pemerintah meminimalisir penyalahgunaan napza pada pelajar dan masyarakat luas. (foto: DISKOMINFO/Dewa Aji Panggalih)

depok.go.id – Penyebaran Narkoba hingga kini sudah sangat massif. Hal tersebut mengingat saat ini penduduk di Indonesia sudah sangat mudah mendapatkan Narkoba dari para bandar maupun pengedar, tentunya akan membuat orangtua, masyarakat, serta pemerintah khawatir akan merebaknya barang haram tersebut terutama di kalangan pelajar.

Kepala Seksi Pengawasan Obat dan Makanan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Sih Mahayanti mengatakan, adanya suatu kekhawatiran Narkoba saat ini sedang mengincar kaum pelajar yang ada di Kota Depok.

“Narkoba itu barang haram yang sangat berbahaya, untuk itu para pelajar di Kota Depok harus ditingkatkan pengetahuannya seputar pencegahan, jenis Narkoba, dan bagaimana rehabilitasi bagi yang sudah terlanjur kena,” ujar Sih, ditemui saat pelaksaan Penyuluhan Napza di aula lantai 1 Balai Kota Depok, Rabu (30/09/2015).

Melalui penyuluhan ini Sih berharap para pelajar tidak menggunakan Narkoba karena menurutnya tidak akan menambah prestasi di sekolah sama sekali. Justru hanya akan membuat hancur masa depan.

“Jangan sampai ada keinginan untuk mencoba atau menerima ajakan dari teman yang menyuruh menggunakan Narkoba, karena masa depan akan suram hanya karena dimulai dari coba-coba tersebut,” tutur Sih di hadapan para pelajar.

Sih juga mengatakan bahwa bagi sekolah yang sudah diundang namun tidak bisa hadir dalam penyuluhan Narkoba kali ini, maka Dinkes akan memanggil perwakilan guru dari sekolah untuk diberikan materi seputar bahaya Narkoba untuk kemudian diteruskan ke murid-murid di sekolah. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :