Direktur RSUD Depok, Asloe’ah Madjri (paling kanan) usai menandatangani perjanjian kerjasama antara Dinkes Kota Depok dengan seluruh rumah sakit se-Depok di aula Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok. (Foto: Nurul/ Diskominfo)

depok.go.id – Penanganan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sudah seharusnya menjadi prioritas pemerintah. Untuk itu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok siap memberi perhatian bagi pasien PMKS yang membutuhkan pelayanan kesehatan di Depok.

Direktur RSUD Depok, Asloe’ah Madjri mengatakan, RSUD Depok berkomitmen dan sangat mengutamakan keselamatan pasien. Untuk itu, selama pihaknya masih bisa menangani pasien yang datang ke RSUD Depok akan ditangani dengan sebaik-baiknya.

“Kami terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi semua masyarakat. Begitu juga bagi pasien PMKS. Begitu juga bagi pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan baik Penerima Bantuan Iuran (PBI), Non Kuota, dan juga mandiri, semua akan mendapatkan pelayanan kesehatan dari kami,” jelasnya kepada depok.go.id di aula Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Kamis (31/01/19).

Dikatakannya, RSUD Depok menerapkan Patient Safety, dimana keselamatanan pasien adalah yang paling utama. Tetapi bagi pasien yang merupakan warga Kota Depok.

“Kami tidak memandang status sosialnya termasuk pasien yang tidak memiliki keluarga dan ditemukan di jalanan akan tetap kami tangani,” ucap Luluk, sapaannya.

Meski begitu, sambung Luluk, Dinkes sudah memiliki perjanjian kerjasama dengan seluruh rumah sakit se-Depok terkait penanganan pasien. Namun, pihaknya juga tetap menjalin komunikasi dengan sejumlah rumah sakit swasta. Agar jika ada pasien dengan penyakit jantung dan tidak dapat ditangani oleh RSUD Depok, maka bisa langsung dirujuk ke rumah sakit swasta. Diantaranya Rumah Sakit (RS) Puri Cinere, RS Diagram Jantung dan RS Sentra Medika.

“Kami sudah sering berhubungan langsung dengan berbagai RS swasta maupun negeri yang ada di luar Depok. Jadi, apabila perlu kami rujuk, Alhamdulillah lancar,” pungkasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :