pak chalik

Kepala Kementerian Agama Kota Depok, Chalik Mawardi. (Foto: Afifah/Diskominfo)

  depok.go.id- Niat beribadah umrah dan haji ke Tanah Suci rupanya tidak sekadar dengan modal dana yang cukup saja. Hal terpenting yang perlu diperhatikan bagi calon jamaah adalah memilih biro perjalanan haji dan umrah yang kredibel dan bertanggung jawab.

“Warga Depok diminta untuk waspada dan teliti memilih biro atau travel penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah (PPIU) dan penyelenggaraan ibadah haji khusus (PIHK). Jangan sampai salah memilih yang akhirnya menjadi korban penipuan,” tutur Kepala Kementerian Agama Kota Depok, Chalik Mawardi kepada depok.go.id, Jumat (31/03/2017).

Chalik mengimbau masyarakat untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu apakah PPIU dan PIHK tersebut sudah terdaftar secara resmi dan mengantongi ijin dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Haji dan Umrah. Chalik mengatakan, ada sekitar enam biro atau travel ibadah umrah yang sudah mengantongi ijin di Kota Depok.

“Daftar nama-nama PPIU dan PIHK yang terdaftar se-Indonesia bisa dicek oleh masyarakat secara online melalui websitenya Dirjen Haji dan Umrah atau bisa langsung kesini (kantor Kemenag) untuk bertanya langsung,” ujarnya.

Dikatakannya, pengecekan menjadi sesuatu yang sangat penting. Dikarenakan jangan sampai ada kasus calon jamaah yang tertipu dan akhirnya tidak juga berangkat atau berangkat tetapi terlantar ketika sampai di Mekkah.

“Kalau sudah tertipu baru datang kesini dan melapor, sementara para pelaku sulit dicari karena tidak ada alamat atau kantor yang jelas, sehingga masyarakat yang dirugikan,” terangnya.

Ada beberapa hal yang bisa dipertimbangkan sebelum memilih Biro atau travel PPIH dan PIHK. Sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu rekam jejak sebuah biro perjalanan, apakah sudah berpengalaman atau belum. Kemudian bisa juga meminta rekomendasi dari jamaah yang sudah berangkat haji atau umrah sebelumnya mengenai biro perjalanan yang memiliki pelayanan baik.

“Kalau sudah memilih Biro PPIH dan PIHK secara tepat, Insha Allah perjalanan ibadah menjadi tenang dan aman,” tutupnya.

 

Penulis: Nur Afifah Putri

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :