IMG_1118
Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail berharap kehadiran MITI ( Masyarakat Ilmuan dan Teknolog Indonesia) Center di Kota Depok dapat turut mengembangkan industri di Kota Depok. Hal tersebut dikatakan Nur Mahmudi saat menghadiri peresmian MITI Center, Sabtu (31/08/2013) di Jl. KH Marjuki Yahya No.59 Sukmajaya, Depok.

“Dampak hadirnya MITI Center ini tentunya sangat potensial untuk mengembangkan aneka kebutuhan industri, mulai dari industri yang sangat sederhana seperti kebutuhan pokok sandang, pangan dan papan. Selain itu juga bisa mengembangkan industri kebutuhan tersier yang berbasis  IT, ” ujar Nur.

Nur juga berpendapat bahwa sebagian dari tantangan yang harus dihadapi MITI adalah tentang proses industrialisasi mengenai penemuan-penemuan mereka. Namun dengan adanya ilmuan-ilmuan yang terjun di lapangan yang mengetahui kebutuhan di lapangan, Nur melihat bahwa merekalah calon industriawan dan calon pemasarnya, sehingga Indonesia bisa tumbuh menjadi negara yang industrinya berbasis teknologi.

Selain itu Nur juga mengucapkan apresiasi karena Depok dipilih menjadi tempat untuk memfasilitasi tempat silaturahimnya para ilmuan dan teknologi Indonesia. Nur juga berharap pemikiran dan kontribusi dari anggota MITI bisa betul-betul dipahami oleh bangsa demi mendorong terwujudnya Indonesia berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sementara itu Ketua Umum MITI, Warsito P Taruno mengatakan pemilihan Depok sebagai tempat pembangunan MITI Center karena Depok merupakan salah satu pusat pemikiran Indonesia, dimana di Kota Depok ada Universitas Indonesia (UI) yang menjadi rujukan pemikiran kebangsaan Indonesia.

“MITI ngambil peran sebagai networking, kami ingin menjadi penghubung di negara agar tercapai masyarakat yang madani berbasis sains,” ujar Warsito.

IMG_1147

IMG_1160

Bagikan post melalui :