depicta_2

Wali Kota Depok Mohammad Idris saat menghadiri penutupan Depicta 2016 di Aula Perpustakaan Kota Depok, (31/8/2016). (Foto:Rysko/Diskominfo)

depok.go.id – Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan bahwa antusiasme masyarakat Kota Depok terhadap program Smart City sangat kuat dan besar. Hal tersebut disampaikan beliau saat menghadiri penutupan Depicta 2016 di Aula Perpustakaan Kota Depok, (31/8/2016).

“Masyarakat Depok itu cerdas dan memiliki daya kritis menengah ke atas, mereka ingin pelayanan Depok lebih bisa mereka dapatkan,” ujarnya.

Wali Kota juga menambahkan, untuk mencapai Smart City, Pemkot Depok membutuhkan dukungan berbagai pihak, seperti perguruan tinggi, komunitas, lembaga-lembaga, dan juga pihak swasta. Karena pencapaian Smart City tidak hanya ditentukan oleh teknologi saja, melainkan juga didukung oleh indikator-indikator lainnya seperti smart living, environment, utility, economy, mobility, dan community.

“Pemerintah Kota Depok tentunya tidak bisa berjalan sendiri, diperlukan adanya kerjasama dan sinergi dengan berbagai pihak untuk mencapai hal tersebut,” jelasnya.

Dirinya mengatakan, bahwa Smart City merupakan  program yang  menunjang program unggulan Depok, yaitu pelayanan publik yang cepat. Salah satu pelayanan yang sudah diterapkan di Depok yaitu di bidang kesehatan yaitu smart healty city.

“Kita tidak hanya menyediakan fasilitas kesehatan ke masyarakat dengan penambahan puskesmas 24 jam rawat inap, tapi juga menggunakan teknologi pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Contohnya di RSUD, masyarakat saat ini sudah bisa menggunakan SMS Gateway Aplication (SGA) hingga informasi kesehatan dan bahkan informasi mengenai kamar rumah sakit dapat diakses oleh masyarakat.

“Kedepannya, akan terus kami tingkatkan lagi pelayanan lainnya, karena untuk saat ini baru beberapa pelayanan saja yang kami sediakan,” jelasnya.

Penulis: Rysko

Editor: Siti Rahma dan Yulia Shoim

Bagikan post melalui :