walikota

Wali Kota Depok, Mohammad Idris usai menghadiri Acara Depicta 2016 di Aula Perpustakaan Umum Kota Depok, Rabu (31/08/2016). (Foto:Bima/Diskominfo)

depok.go.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris meminta kepada para orangtua murid di Kota Depok untuk mulai mengubah mindset anak harus bersekolah di sekolah negeri. Jika tidak bersekolah negeri maka tidak akan bisa masuk Perguruan TinggI Negeri (PTN). Apabila hal tersebut yang menjadi prioritas maka tidak akan bisa tertampung di sekolah negeri. Sedangkan sekolah swasta sendiri banyak yang kualitasnya juga bagus.

“Di Depok ini kualitas sekolah swasta tidak perlu diragukan lagi, banyak yang berprestasi tingkat nasional bahkan internasional. Kalau memaksakan diri masuk negeri, kasian nanti sekolah swasta tidak punya murid,” ungkapnya.

Selain itu, Wali Kota juga menegaskan, sejak awal orangtua seharusnya tidak mendidik anaknya dengan cara-cara korupsi. Karena menurutnya, menyogok itu sudah terbilang korupsi. Serta dengan cara yang tidak jujur, maka orangtua secara tidak langsung anaknya mengetahui hal tersebut.
“Itu berarti mereka bisa bersekolah di sana karena tidak sesuai prosedur, tidak jujur. Nah itu sudah mendidik anak tidak benar,” ucapnya.

Walikota menambahkan, saat ini Pemkot Depok tidak dapat mendampingi orangtua yang anaknya belum mendapat sekolah. Pemkot Depok dalam hal ini hanya bisa mengarahkan para orangtua yang merasa dirugikan untuk lapor pada pihak yang berwenang.

DISDIK

Caption : Ini Pointers Berita Acara

Sementara itu, saat ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok tengah berupaya mencari jalan keluar terkait permasalahan siswa yang belum mendapat sekolah di Kota Depok. Maka, diadakanlah pertemuan antara Kepala Disdik Kota Depok, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Kota Depok, Kabag Ops Polres Kota Depok, dan perwakilan orangtua siswa yang belum mendapat sekolah di Kota Depok.

Dalam kesepakatan yang telah dibuat oleh para pihak, disepakati beberapa hal, diantaranya bahwa Disdik Kota Depok menegaskan bahwa tidak ada lagi penerimaan siswa baru di sekolah negeri. Selain itu, tercapai juga kesepakatan untuk para orangtua murid untuk tidak memobilisasi putra-putrinya yang belum diterima di sekolah.
“Hal tersebut tentunya akan mengganggu ketertiban dan proses belajar di sekolah yang didatangi,” ujar Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin, Rabu (31/8/2016).

Thamrin menambahkan, kesepakatan lainnya yang berhasil dibuat yakni Disdik Kota Depok siap memfasilitasi siswa yang belum mendapat sekolah untuk mendaftar ke sekolah swasta yang masih menerima siswa. Dalam hal ini, Disdik akan berupaya agar setiap anak usia sekolah di Kota Depok mendapatkan haknya untuk mengenyam pendidikan.

“Disdik berharap tidak ada pungutan awal di sekolah swasta, yang penting semuanya masuk sekolah dulu,” ucapnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Siti Rahma dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :