ustaz encep

Ketua Baznas Depok, Encep Hidayat. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id – Potensi zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Depok berkontribusi besar bagi perolehan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok. Bahkan, dari perolehan Baznas Depok di tahun 2017 sebesar Rp 1.782.204.856 dengan rincian sebesar Rp 1.187.942.120 dana zakat dan Rp 592.262.736 dana infak, mayoritas diperoleh dari zakat profesi ASN Kota Depok.

“Alhamdulillah, hingga akhir 2017 ini, dana yang berhasil kami himpun sekitar Rp 1,7 miliar. Perolehan ini didominasi dari pembayaran zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Depok,” kata Ketua Baznas Kota Depok, Encep Hidayat kepada depok.go.id, baru-baru ini.

Diakuinya, di awal-awal penghimpunan pendapatan Baznas Depok, di kisaran Rp 15 juta sampai Rp 30 juta. Namun, setelah imbauan Wali Kota Depok Mohammad Idris terkait zakat profesi beberapa waktu yang lalu, kata Encep, ada peningkatan yang sangat signifikan pada pendapatan Baznas, menjadi Rp 250 juta per bulannya.

Encep menambahkan, potensi zakat profesi dari ASN sebenarnya bisa mencapai Rp 1 miliar per bulan. Namun, selain karena kepengurusan Baznas baru disahkan di akhir Desember 2016, serta belum adanya Perda Zakat sebagai payung hukum penarikan zakat kepada para ASN, potensi tersebut baru tergarap sekitar 25 persen atau sebanyak Rp 250 juta per bulannya.

“Sesuai arahan Pak Wali Kota, tahun 2018, target perolehan zakat profesi sekitar 60 persen,” lanjutnya.

Namun demikian, pihaknya juga tidak hanya mengandalkan zakat profesi ASN. Baznas Depok juga akan memperluas jaringan hingga ke perusahaan yang potensial.

“Dengan demikian, perolehan dana bisa melebihi apa yang diharapkan. Dengan banyaknya warga yang berzakat, diharapkan dapat menjadikan Depok semakin diberkahi Allah SWT,” tutupnya.

 

Penulis: Pipin Nurullah

Editor: Dunih

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :