Demografi

Sebagai Kota yang berbatasan langsung dengan Ibukota Negara, Kota Depok menghadapi berbagai permasalahan perkotaan, termasuk masalah kependudukan. Sebagai daerah penyangga Kota Jakarta, Kota Depok mendapatkan tekanan migrasi penduduk yang cukup tinggi sebagai akibat dari meningkatnya jumlah kawasan permukiman, pendidikan, perdagangan dan jasa.

  • Jumlah Penduduk
  • Jumlah penduduk di Kota Depok semester II tahun 2016 yang telah dikonsolidasikan dan dibersihkan oleh Kementerian Dalam Negeri mencapai 1.803.708 jiwa, terdiri atas laki-laki 913.359 jiwa (50,63%) dan perempuan 890.349 jiwa (49,36%), Kecamatan Sukmajaya merupakan kecamatan yang paling banyak penduduknya dibanding dengan kecamatan lainnya di Kota Depok, yaitu 245.142 jiwa. Sedangkan kecamatan dengan penduduk terkecil adalah Kecamatan Limo yaitu 86.147 jiwa. Di tahun 2016 kepadatan penduduk Kota Depok mencapai 10.255 jiwa/km2. Kecamatan Sukmajaya merupakan kecamatan terpadat di Kota Depok dengan tingkat kepadatan 15.063 jiwa/km2, kemudian Kecamatan Pancoran Mas dengan tingkat kepadatan 13.522 jiwa/km2. Sedangkan kecamatan dengan kepadatan penduduk terendah adalah Kecamatan Sawangan yaitu 5.580 jiwa/km2. (sumber : DDA 2015)
  • Iklim
  • Wilayah Depok termasuk dalam daerah beriklim tropis dengan perbedaan curah hujan yang cukup kecil dan dipengaruhi oleh iklim musim. Secara umum musim kemarau antara bulan April-September dan musim hujan antara bulan Oktober-Maret.
    • Temperatur : 24,3o-33 o Celsius
    • Kelembaban rata-rata : 25 %
    • Penguapan rata-rata : 3,9 mm/th
    • Kecepatan angin rata-rata : 14,5 knot
    • Penyinaran matahari rata-rata : 49,8 %
    • Jumlah curah hujan : 2684 m/th
    • Jumlah hari hujan : 222 hari/tahun